Tantang Keberanian dengan Mendaki Gunung Parang Purwakarta

Mendaki Gunung Parang Purwakarta – Kamu traveler yang menyukai mendaki gunung? Udah coba tebing Gunung Parang? Bila belum, kamu mesti menjajal keberanian kamu di gunung ini. Kamu dapat rental bis pariwisata Jakarta murah untuk ke sana atau memakai kendaraan pribadi. Pendakian ke pucuk Gunung Parang bebeda dengan pucuk gunung di biasanya dimana kamu diminta berjalan mendaki berjam-jam sekalian menggendong carrier yang cukup berat.

Mendaki Gunung Parang Purwakarta

Pucuk Gunung Parang cuma dapat dilalui dengan menjelajahi tebing, bukan berjalan di biasanya. Meskipun berkesan berlebihan, gunung ini benar-benar aman buat beberapa pendaki sebab tetap dipantau oleh pendaki profesional serta jumlahnya penyelamatan yang dilaksanakan.

Gunung Parang terdapat di Purwakarta, Desa Pesanggrahan. Diperlukan waktu seputar 3 jam perjalanan dari Jakarta sampai hingga di tempat. Bila kamu bawa barisan, pantas dicoba memakai rental bis pariwisata Jakarta. Tempat panjat tebing ini benar-benar populer di seantero Asia serta dunia. Sering wisatawan luar negeri yang memanjat tebing andesit yang paling tinggi di Jakarta ini serta ke-2 sesudah Pegunungan Himalaya. Dengan ketinggian 930 mdpl ini jadikan pucuk Gunung Parang untuk area untuk memburu pemandangan yang mengagumkan.

Pucuk Gunung Parang

Gunung Parang mempunyai tiga pucuk yaitu tower I, tower II, serta tower III dengan ketinggian yang tidak sama. Untuk dapat sampai pucuk, kamu dapat melalui dua tebing yang ada yakni lewat ferrata serta taraje. Jalan ferrata ialah jalan melingkar di tebing gunung dimana kamu diminta menjelajahi tebing dengan melingkar. Ada jalan kecil selebar tapak kaki untuk pijakan kaki untuk penunjuk arah. Jangan cemas, kamu diberi tali pengaman di jalan “berlebihan” ini. Bila capek, bersandarlah di dinding, tidak ada langkah lain. Bila kamu tidak lumayan berani lewat jalan ini, kamu dapat melalui jalan tangga yang disebutkan jalan taraje. Jalan ini terkenal buat kaum wanita, dimana jalan pendakian tidak seseram jalan ferrata.

Sarana

Area wisata ini sudah ada beberapa sarana untuk beberapa pendaki, diantaranya penginapan, cafe serta restoran, area beribadah, serta pemandu wisata. Di samping area mendaki, di sini disiapkan wisata tyrolean traverse yaitu berjalan melintas tebing seberang dengan memakai tali. Di tempat tergantung ini kamu dapat bermalam di hotel yang tergantung atau sebatas berswafoto dengan background jurang yang dengan.

Demikianlah hasil pembahasan yang berhasil dirangkum oleh tim jayawisata mengenai Mendaki Gunung Parang Purwakarta . Semoga bermanfaat!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *